Rabu, 05 Agustus 2009

Kematiannya atau Perpisahannya?

Kematian, buat gue bukan sesuatu yang harus ditakuti. Kalau ditanya alasannya apa, mungkin jawaban gue klise. Sangat klise. Karena kita adalah orang yang beriman. Tapi memang benar, kematian ditakuti mungkin hanya karena suatu ketidakpastian akan apa yang menunggu kita dibalik sana. Gue sendiri kalau ditanya, gue tidak takut akan kematian. Tapi mungkin, perpisahan lebih menakutkan gue daripada kematian itu sendiri. Padahal sih kalau di agama gue, itu sama aja. Kita nggak perlu khawatir akan hari esok.

Kalau gue pribadi, gue masih suka menghawatirkan, bagaimana jadinya anak gue, adik gue yang masih kecil. Apalagi waktu gue didiagnosa mengidap kanker. Bukan kematian yang pertama mampir ke pikiran gue. Tapi justru adalah kalau gue kalah dengan penyakit ini bagaimana nasib anak gue. Mana gue adalah seorang single parent. Siapa nanti yang urus. Ini memang adalah sesuatu yang manusiawi. Melihat banyak masa depan seseorang hancur kala ditinggal orang tuanya. Tapi itulah, segala sesuatu pasti terjadi sesuai dengan kehendak Tuhan. Apa yang sudah Tuhan biarkan untuk terjadi, memang itu sudah Tuhan rancang karena Dia mengerti bahwa kita kuat untuk menjalani semuanya, bahkan perpisahan yang paling berat sekalipun.

Sacha, anak gue dan Diego, adik gue

Seperti yang udah pernah gue bilang di note facebook gue, kematian adalah permulaan dari hidup yang baru. Yang lebih indah bersama Tuhan. Mereka yang diambil karena Tuhan sayang, Tuhan ingin memberikan tempat yang lebih baik buat mereka, yaitu disampingnya...




TURUT BERDUKA CITA ATAS BERPULANGNYA IBUNDA DARI
MERY DANIATI TUHAN PELIHARA YANG DITINGGALKAN DAN MEMBERIKAN PENGHIBURAN SELALU




XOXO,

Nannette


Tidak ada komentar:

Posting Komentar